Keuntungan jadi Remote Freelancer

Beberapa waktu lalu sempat beredar berita bahwa PNS bisa bekerja di rumah atau dikenal sebagai bekerja remote. Berita ini merupakan wacana yang dilontarkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) sebagai bentuk respon terhadap perubahan zaman atau dikenal dengan istilah era industri 4.0. Meskipun baru sebatas wacana tetapi hal ini memang menarik dan bukan tidak mungkin bisa terealisasi dikemudian hari.

Bekerja remote sebetulnya bukan hal baru. Dalam beberapa tahun terakhir, tren sistem kerja seperti ini mulai banyak diterapkan terutama oleh perusahaan start-up. Apalagi bagi pekerja lepas atau freelancer, bekerja remote sangat menjanjikan karena peluang usaha mereka menjadi lebih luas. Hal tersebut diamini pula oleh Piter Abdullah, CEO dari Centre of Reform on Economics (CORE).  Dikutip dari laman id.techinasia, beliau mengatakan bahwa remote freelance bisa menjadi jalan keluar bagi pekerja untuk menerima pekerjaan dari luar negeri karena memiliki sistem kerja yang tidak terbatas, baik dalam pengembangan diri maupun relasi kerja.

Bekerja remote memang memiliki banyak keuntungan. Tidak adanya kewajiban ngantor dan batasan jam kerja menjadikan seorang remote freelancer bisa lebih bebas memanajemen dirinya sendiri dan pekerjaannya. Oleh karena itu pula, kamu yang memilih jalan sebagai remote freelancer bisa bekerja sambil liburan. Makna liburan di sini tidak selalu soal berpindah dari satu kota ke kota lain atau dari satu tempat wisata ke tempat wisata lain. Liburan juga bisa bermakna berpindah dari satu cafe ke cafe lain, dari satu hotel ke hotel lain, atau sejenisnya. Pada intinya, kamu bisa bekerja dengan merasakan suasana yang berbeda-beda sehingga bekerja tidak lagi menjadi sebuah beban.

Keuntungan lain jika kamu bekerja sambil liburan adalah kamu bisa memanfaatkan momen liburan itu sebagai peluang pekerjaan lain. Apa maksudnya? Sebagai contoh jika kamu suka menulis, maka kamu bisa menjadi travel writer baik dengan membuat website sendiri atau sebagai content writer di website lain. Kamu yang ahli fotografi juga bisa memotret tempat-tempat yang dikunjungi untuk kemudian hasil fotonya dijual. Menjadi lebih beruntung lagi jika kamu memang bekerja sebagai travel writer dan travel photografer karena justru liburan adalah bagian dari pekerjaan itu sendiri.

Jadi, apakah kamu tertarik menjadi remote freelancer? Meskipun terlihat menyenangkan, harus tetap diingat bahwa tanggung jawab pekerjaan tetap menjadi yang utama, ya. Kalau kamu justru lalai dalam menjalankan pekerjaan hanya karena asyik menikmati kebabasan maka bukan tidak mungkin klien yang memberi pekerjaan tidak lagi memakai jasamu di kemudian hari.

Photo by Manny Pantoja on Unsplash

Leave a Comment