3 Tipe Klien yang Harus Dipertahankan

82 / 100 SEO Score

Salah satu kunci sukses seorang freelancer adalah kemampuannya dalam membangun hubungan baik dengan klien. Itu sebabnya memahami tipe klien dengan berbagai karakter penting untuk dilakukan. Tujuannya adalah bagaimana agar klien merasa puas dengan pelayanan yang kamu berikan.

Memberikan pelayanan yang baik kepada semua klien memang merupakan kewajiban. Namun demikian, ada beberapa tipe klien yang memang harus dilayani secara lebih karena tidak saja menjanjikan materi, tapi juga kenyamanan dalam bekerja. Berikut tipe-tipe klien yang harus dipertahankan.

Tipe Klien yang Menghargai Proses Kreatif

Seorang klien yang tahu seperti apa cara bekerja seorang penulis, desainer atau pekerjaan lainnya yang berhubungan dengan seni dan kreatifitas, akan rela menunggu hasil kerja freelancer, tanpa harus seringkali menghubungi untuk mengingatkan waktu deadline atau meneror agar pekerjaan segera dirampungkan.

Klien seperti ini paham benar akan proses kreatif dari para pekerja seni yang butuh kontemplasi untuk memacu kreatifitasnya, sehingga rela untuk menunggu agar bisa memperoleh hasil karya yang sempurna dari freelancer.

Tipe Klien yang Mengutamakan Kualitas

Tipe klien yang mengutamakan kualitas biasanya memiliki standar yang tinggi dalam memilih freelancer. Indikatornya bukan harga yang murah, melainkan portofolio freelancer yang meyakinkan untuk dapat mengerjakan proyek-proyek yang berkualitas.

Karena kualitas yang menjadi ukurannya, maka klien dengan seperti ini tidak akan pelit dalam mengeluarkanb uang selama kualitas kerja dari freelancer sebagaimana yang dia harapkan. Karena baginya menjalin kerjasama dengan freelancer yang berkualitas sama seperti sebuah investasi.

Tipe Klien yang Membayar Tepat Waktu

Klien yang membayar tepat waktu tidak hanya menunjukkan rasa tanggung jawabnya tapi juga penghargaannya kepada freelancer yang telah memberikan waktu, tenaga dan pikirannya untuk mengerjakan proyek.

Klien seperti ini pada umumnya akan mengajak freelancer berunding tentang mekanisme pembayaran sebelum proyek dikerjakan. Bahkan tidak jarang memberikan uang muka terlebih dahulu agar freelancer lebih bersemangat dan bersungguh-sungguh dalam mengerjakan proyek.

Jika kamu menjumpai salah satu dari ketiga tipe klien sebagaimana tersebut di atas, maka usahakan untuk mempertahankannya sekuat tenaga, karena klien seperti itulah yang bisa diajak untuk bekerjasama dalam jangka panjang. (*)

Photo by Cytonn Photography on Unsplash

Leave a Comment