Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Jual Foto Online di Shutterstock

84 / 100

Pekerja lepas dengan keterampilan fotografi punya banyak sarana untuk mendapatkan penghasilan tambahan, karena mendokumentasikan acara atau aktifitas hampir selalu kita lakukan. Fotografer kawakan mungkin akan mudah memperoleh tawaran pekerjaan lepas, bagaimana kalau kemampuan fotografimu masih baru? Adakah cara untuk jual foto online walaupun kemampuan fotografi masih minim?

Cara Dapat Uang dari Jual Foto Online

Tanpa perlu mengurangi rasa percaya diri, kamu bisa coba untuk jual foto online di Shutterstock. Yap, sebuah situs yang pasti sudah familiar untuk kamu yang sering mencari gambar untuk bahan presentasi, tapi kesal karena ada watermark bertuliskan Shutterstock dimana-mana. Kalau kamu belum tahu, mereka juga menerima kontributor lepas, newbie maupun ahli, semua bisa mengirimkan dan menjual karyanya di platform Shutterstock.

Tidak hanya foto, Shutterstock juga menerima karya seni digital jenis lain yaitu video, dan desain grafis. Bagi yang hobi menggambar atau menciptakan logo-logo unik bisa mengunggahnya di Shutterstock. Selain karyamu bisa dijual, Shutterstock juga sekaligus bisa menjadi sarana penyimpanan portofoliomu. Jika sewaktu-waktu kamu ingin show off karyamu ke calon klien, mereka bisa melihatnya langsung di profil Shutterstock milikmu.

3 Jenis File yang Bisa Dijual di Shutterstock

  • Foto atau ilustrasi bertipe JPEG minimal 4 megapixel
  • Video yang diunggah melalui FTPS
  • File vektor bertipe EPS atau yang compatible dengan Adobe Illustrator setara versi 8 atau 10

Cara mendaftar di Shutterstock mudah karena tidak ada syarat macam-macam, dan tidak ada tes atau wawancara yang umum dilakukan oleh platform crowdsource lainnya untuk menjadi pekerja lepas mereka. Dua hal yang kamu perlukan hanyalah kemauan dan kamera untuk merekam hal-hal di sekitarmu. Bahkan kamu juga bisa menggunakan kamera smartphone.

Satu hal yang harus kamu ingat sebelum jual foto online, hasil tangkapan gambarmu tidak harus secanggih fotografer pro, atau sebokeh menggunakan DSLR dengan lensa khusus. Karena di jaman IoT ini, foto yang paling biasa pun mungkin sekali punya nilai jual karena bisnis konten akan terus ada selama internet belum terhapus dari muka bumi. Walaupun begitu, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan agar fotomu tidak ditolak oleh Shutterstock.

4 Alasan Fotomu Ditolak Shutterstock

Sebelum kamu bisa jual foto online di shutterstock, ada 4 hal yang umum menjadi alasan saat fotomu ditolak oleh Shutterstock.

Fokus

Hal ini terjadi jika foto yang kamu unggah gagal mendapatkan fokus dari subjek utama yang disebabkan oleh gambar yang kabur karena pergerakan saat mengambil gambar, atau subjek foto tidak memiliki fokus utama.

jual foto online
Foto kabur atau blur.
Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Jual Foto Online di Shutterstock 1
Pengambilan gambar yang kurang baik menyebabkan subjek tidak mendapatkan fokus utama.

Exposure

Jika fotomu terlalu terang (overexposure) atau terlalu gelap (underexposure) juga bisa menjadi masalah. Penting untuk kamu mengatur shutter, speed, dan ISO di kameramu agar menghasilkan pencahayaan yang tepat. Setingan otomatis juga bisa membantu kamu melakukan hal ini dengan benar.

Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Jual Foto Online di Shutterstock 2
Contoh foto Overexposure
Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Jual Foto Online di Shutterstock 3
Contoh foto underexposure
Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Jual Foto Online di Shutterstock 4
Contoh foto dengan exposure yang tepat

Pixel

Jika pixel menjadi alasan fotomu ditolak oleh Shutterstock, itu berarti terdapat noise di dalam foto. Noise ini bisa disebabkan karena perbesaran foto yang dipaksakan dari ukuran pixel yang sebenarnya. Misalnya ketika kamu ingin mengubah sebuah foto HD beresolusi 1920×1080 menjadi beresolusi 3840×2160 4K. Selain itu noise juga bisa disebabkan karena pencahayaan yang kurang dan dampak dari kompresi foto saat ukurannya ingin dikecilkan.

Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Jual Foto Online di Shutterstock 5
Contoh noise (gambar yang pecah)

Trademarks (Merek Dagang)

Shutterstock tidak memperbolehkan unggahan media yang menyertakan merek dagang karena hal tersebut mengandung unsur komersil. Sangat penting sebelum mengambil foto, kamu memastikan tidak ada merek dagang yang tertangkap oleh jepretanmu.

Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Jual Foto Online di Shutterstock 6
Contoh foto yang mengandung merek dagang Nintendo.

Tidak sulit kan menghindari 4 poin di atas agar kamu bisa jual foto online di Shutterstock? Tunggu apa lagi, ambil kameramu dan mulailah mengabadikan momen apapun di sekitarmu sambil terus mengasah kemampuan fotografimu. Jika kamu bingung harus mengambil foto apa, tidak perlu khawatir karena Shutterstock biasanya mengirimkan newsletter bulanan via email yang memberi tahu kamu tema foto apa yang paling menjual atau laris saat ini.(*)

Leave a Comment