3 Permintaan Klien yang Wajib Ditolak untuk Freelancer

73 / 100

Artikel kali ini akan membahas tentang permintaan klien yang wajib ditolak. Sebagaimana diketahui, berkata ‘tidak’ memang sulit untuk disampaikan, terlebih kepada klien yang memberi pekerjaan. Penyebabnya selain karena tidak ingin menyakiti hati orang lain juga karena merasa takut akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan proyek serta memperoleh reputasi buruk.

Kekhawatiran tersebut sebenarnya tidak perlu terjadi dan kamu tidak usah merasa takut reputasimu akan menjadi buruk, bila permintaan tersebut memang tidak wajar dan merugikan. 

Sebab tidak semua klien memiliki iktikad baik, ada juga beberapa orang yang sengaja mencari freelancer agar bisa memperoleh tenaga yang bisa dibayar murah demi keuntungan dirinya semata tanpa mempertimbangkan jerih payah orang lain. 

Pada umumnya, mereka yang dimanfaatkan oleh klien dengan tipe seperti ini adalah para pelajar/mahasiswa atau fresh-graduate yang sedang bingung mencari pekerjaan.

Berikut 3 permintaan klien yang wajib ditolak:

Tidak Sesuai dengan Bidang Keahlian

Tidak jarang ada klien yang memberikan pekerjaan kepada freelancer untuk melakukan rewrite artikel. Dalam perjanjian yang sudah disepakati, freelancer boleh menuliskan artikel  dengan sumber dari berbagai website berbahasa Indonesia. Namun, di tengah-tengah pekerjaan, klien meminta freelancer untuk melakukan rewrite berdasarkan sumber website berbahasa Inggris dan menuliskannya ke dalam bahasa Indonesia.

Itulah salah satu kasus permintaan klien yang wajib ditolak karena telah menyalahi aturan yang telah disepakati sejak awal dan tidak sesuai dengan bidang keahlian yang kamu miliki. Melakukan eksplorasi terhadap hal-hal baru untuk mengembangkan diri, memang berdampak positif bagi seorang freelancer. Tapi jika permintaan tersebut harus membuatmu membuang waktu untuk belajar lagi, tentunya tidak salah jika kamu menolaknya.

Waktu Pengerjaan yang Singkat

Ada sebagian klien yang memberikan tenggat waktu melebihi bobot dari pekerjaan. Sebuah proyek yang idealnya dapat diselesaikan dalam waktu satu minggu, harus dapat diselesaikan hanya dalam waktu 2 – 3 hari. 

Mendapatkan penawaran pekerjaan seperti itu, kamu wajib untuk menolak jika kamu memang merasa tidak mampu untuk menyelesaikannya dengan tepat waktu. Seandainya merasa mampu, kamu juga harus meminta harga yang tinggi karena untuk mengerjakan pekerjaan tersebut kamu harus mengorbankan waktu istirahat, waktu berkumpul bersama dengan keluarga dan sebagainya. 

Merasa Tidak Nyaman

Terkadang freelancer merasa tidak nyaman dengan sikap yang ditunjukkan klien selama mengerjakan proyek, seperti terlalu cerewet, kerapkali menghubungi pada tengah malam, meminta pekerjaan direvisi tanpa alassan yang jelas, dan sebagainya. 

Hal tersebut terjadi disebabkan karena sejak awal antara freelancer dengan klien memang hanya berkomunikasi secara online sehingga belum saling kenal dan belum tahu karakter masing-masing.

Menghadapi klien dengan sikap yang membuatmu tidak nyaman dalam bekerja, kamu berhak untuk menolak permintaan klien, bila perlu memutuskan hubungan kerja. Sebab jika dipaksakan, kamu tidak akan dapat maksimal dalam bekerja atau bahkan mengganggu aktifitasmu sehari-hari.

Itulah 3 permintaan klien yang wajib ditolak karena tidak wajar dan merugikan. Sebab freelancerpun memiliki hak untuk bekerja dengan tenang dan memperoleh penghasilan yang layak. (*)

Leave a Comment